Saturday, July 17, 2010

Tuhan dan Semut Nakal

Tuhan,
Semut itu mulai nakal,
Menggerogoti daging-dagingku yang lapar
Tak ada pembagian bagi mereka
Tak ada yang bisa kubanggakan dari mereka

Semut-semut itu makin liar
Makin lapar melebihi laparku
Tuhan,
Mengapa aku begitu ketakutan hanya
Karena sepotong roti itu mereka keroyok
Mereka pikir mereka bisa menghabiskannya?
Tidak, aku entah kenapa tak akan membiarkan mereka
Kenyang,
Mungkin karena mereka hanya semut
Semut yang bisa kulibas kapan saja
Semut yang bisa kulindas semauku
Semut yang…
Tapi, kenapa aku merasa begini
Bukankah itu hanya sepotong roti sisaku semalam?
Bukankah mereka juga punya perut yang lapar?!
Tuhan,
Ternyata aku yang nakal.

Bunga Pustaka, 2009

Thursday, January 28, 2010

Bila Kutitipkan

Bila kutitipkan dukaku pada langit
Pastilah langit memanggil mendung
Bila kutitipkan resahku pada angin
Pastilah angin menyeru badai
Bila kutitipkan geramku pada laut
Pastilah laut menggiring gelombang
Bila kutitipkan dendamku pada gunung
Paslilah gunung meluapkan api. Tapi
Kan kusimpan sendiri mendung dukaku
Dalam langit dadaku
Kusimpan sendiri badai resahku
Dalam angin desahku
Kusimpan sendiri gelombang geramku
Dalam laut fahamku.
Ku simpan sendiri

oleh mustofa bisri,2006

Monday, January 18, 2010

Secangkir Teh

Hari ini kau tak seperti biasa
Bukan meminta kopi tanpa gula
Hanya secangkir teh manis

ah.....
Rupanya bersamaku
sudah tak cukup manis bagimu..

Secangkir KOpi Pahit

Hadirkan secangkir kopi pada tetamuku
alaah..dua senduk saja kopinya
Cukup
Tak usah pakai gula
Sekarang hirup

Pahit memang,
Tapi manis juga memang

Kopi tanpa gula = manis
Itu jika aku minum bersamamu..




di petik dr himpunan : Nisa Ayu Amalia

Friday, November 13, 2009

Terima kasih Ibu..

Pesona Potretmu

Artis : Ada Band
Album: Harmonius

Letih terlihat di wajah yang tua itu
Tertidur pulas dalam alunan gelap malam
Di balik senyummu teduhkanku

Terbayang potret kala engkau masih muda
Ajarkan sebuah kata cinta dalam hidup
Kekuatan kasihmu nyata pulihkan jiwaku yang kadang goyah

Pesonamu masih jelas kurasa hingga kini menemani hingga ku dewasa
Derai air mata dan pengorbananmu tak kan tergantikan
Terima kasih Ibu

Waktu cepat bergulir sisakan banyak kisah
Dia yang kaucinta telah lama meninggalkan
Dirimu sendiri namun tetap kau berdiri tegar pada dunia

Thursday, September 3, 2009

Hidup ku

hidupku adalah pencarian sesuatu yang pernah kumiliki namun kini hilang,

hidupku adalah berdiri di persimpangan, di mana setiap jalan yang tersedia terlihat sebagai sebuah ketidakpastian untuk sampai di tempat tujuan,

hidupku adalah sebuah pendakian, yang selalu kutemui jalan-jalan terjal berbatu berliku dengan jurang-jurang menganga teramat dalam di kanan-kiriku, dan mesti kuberanikan diri untuk dapat menggapai puncak,

Sunday, August 23, 2009

Mentari Hidup

by nusyirah

Kala senja itu tiba
Kutermenung sendirian
Terasa diriku ini jauh dari rahmat Tuhan
Dosa yang aku lakukan
Menerjah ruang fikiran
Masihkah ada untukku keampunanGelap rasa dunia ini
Tanpa cahaya Ilahi
Baru kini kusedari
Jalan yang aku lalui
Memusnah pedoman hidup
Melempar hatiku ini ke lembah kehinaan

Dalam kegelapan itu
Terbit cahaya dari-Mu
Memandu hamba-Mu menuju iman
Menginsafi diri dengan ketaqwaan dan kesabaran

Kau terangi jalanku menuju syurga-Mu
Dan Kau tunjuki dengan hidayah-Mu
Hanyalah pada-Mu kuhadapkan diri
Mohon keampunan

Wahai Yang Maha Pengasih
Bantulah hamba-Mu ini
Yang kian terumbang-ambing
Di dalam arus duniawi
Kuberdoa kepada-Mu
Memohon limpah rahmat-Mu
Mentari hidupku kan bersinar kembali..